Bagaimana Cara Mengestimasi Jumlah Garam Dalam Makanan?

Tabel Perkiraan Jumlah Garam digunakan untuk memperkirakan kandungan garam pada berbagai jenis hidangan berdasarkan berat makanan dan jenis hidangannya. Nilai pada tabel dinyatakan sebagai gram garam per 100 gram makanan.

Tabel ini digunakan apabila jumlah garam yang ditambahkan pada makanan tidak dapat ditimbang secara langsung.

Langkah Penggunaan

  1. Tentukan jenis hidangan yang dikonsumsi.
  2. Timbang atau perkirakan berat hidangan (gram).
  3. Cari nilai perkiraan garam per 100 gram pada tabel sesuai jenis hidangan.
  4. Hitung jumlah garam menggunakan rumus berikut:

Jumlah garam (g) = (Berat makanan (g) ÷ 100) × Perkiraan garam (g/100 g)

Contoh

Sayur lodeh dengan berat kuah 100 g.

Perkiraan garam untuk masakan berkuah santan encer = 1,3 g per 100 g.

Jumlah garam = (100 ÷ 100) × 1,3 = 1,3 g

Apabila Garam Dapat Ditimbang

Apabila garam yang digunakan dalam pengolahan masih tersedia, lakukan langkah berikut:

  1. Tanyakan jumlah garam yang ditambahkan menggunakan Ukuran Rumah Tangga (URT).
  2. Timbang garam sesuai jumlah URT yang digunakan.
  3. Catat berat garam dalam satuan gram.

Apabila Garam Tidak Dapat Ditimbang

Apabila garam tidak tersedia untuk ditimbang, gunakan:

  • Konversi Ukuran Rumah Tangga (URT) ke gram, atau
  • Nilai perkiraan garam per 100 gram makanan pada Tabel Perkiraan Jumlah Garam.

Konversi URT

URTBerat
1 sendok makan peres10 g
1 sendok makan muncung15 g
1 sendok teh5 g
Seujung sendok teh2 g
Sejumput0,1 g

Ketentuan

  • Gunakan nilai perkiraan garam yang sesuai dengan jenis hidangan pada tabel.
  • Perhitungan dilakukan berdasarkan berat makanan yang dikonsumsi.
  • Nilai pada tabel merupakan nilai perkiraan, sehingga digunakan sebagai pendekatan apabila jumlah garam yang sebenarnya tidak dapat diukur secara langsung.

Hidangan Berkuah

HidanganPerkiraan Garam (g/100 g)
Masakan berkuah bening (sop, kuah bakso, kuah soto bening, dll.)0,8
Masakan berkuah asam (sayur asam, kuah pindang Palembang)2,0
Masakan berkuah santan encer (lodeh, soto santan, dll.)1,3
Masakan berkuah santan kental (kari, gulai, dll.)0,9

Hidangan Tumis dan Goreng

HidanganPerkiraan Garam (g/100 g)
Tauge tumis0,40
Sawi tumis0,60
Terong ungu balado0,40
Sayuran daun tumis0,74
Sayuran batang tumis0,40
Sayuran buah tumis0,57
Sayuran umbi tumis0,92
Sayuran bunga tumis0,40
Sayuran buah goreng1,25
Sayuran campur tumis0,71
Balado sayuran0,40

Makanan Hewani

HidanganPerkiraan Garam (g/100 g)
Daging unggas utuh goreng1,69
Daging unggas utuh panggang1,77
Daging unggas utuh bakar1,91
Daging unggas bagian dada goreng2,37
Daging unggas bagian dada panggang1,39
Daging unggas bagian dada bakar1,78
Daging unggas bagian paha goreng2,30
Daging unggas bagian paha panggang1,86
Daging unggas bagian paha bakar1,40
Daging unggas bagian sayap goreng1,82
Daging unggas bagian sayap panggang1,52
Daging unggas bagian sayap bakar1,44
Ceker/kaki unggas goreng2,66
Hati unggas goreng1,21
Telur unggas ras dadar0,88
Telur unggas ras ceplok0,98
Ikan kuah0,60
Ikan laut rebus0,60
Ikan tenggiri goreng0,50
Ikan pari goreng0,70
Udang goreng0,40
Ikan belut goreng0,90
Ikan gurame goreng2,00
Ikan air laut goreng0,99
Ikan air laut bakar1,80
Ikan air laut panggang1,06
Ikan air tawar goreng1,49
Ikan air tawar bakar1,55
Ikan air tawar kukus (pepes, dll.)0,80
Empek-empek/Pempek ikan1,36

Makanan Nabati

HidanganPerkiraan Garam (g/100 g)
Mie kering (mie goreng) tumis0,20
Bihun (bihun goreng) tumis1,23
Umbi-umbian goreng1,38
Umbi-umbian panggang1,11
Umbi-umbian bakar1,83
Pisang goreng1,07
Oncom tumis1,50

Sumber: Ernawati, F., Imaningsih, N., Efriwati, dkk. (2020). Buku Pedoman Perkiraan Jumlah Garam dan Penyerapan Minyak Goreng: Studi Status Gizi Indonesia 2020. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.