Bagaimana Cara Menghitung Bagian yang Dapat Dimakan (BDD) dari Suatu Bahan Makanan?

BDD (Bagian yang Dapat Dimakan) adalah persentase bagian bahan makanan yang dapat dikonsumsi setelah bagian yang tidak dapat dimakan, seperti kulit, tulang, duri, cangkang, biji, atau bagian lain yang dibuang, dipisahkan.

Nilai BDD digunakan untuk mengubah berat kotor (berat saat dibeli atau ditimbang) menjadi berat bersih yang dapat dimakan, sehingga perhitungan zat gizi menjadi lebih akurat.

Rumus

Berat yang dapat dimakan = Berat bahan × (BDD ÷ 100)

Langkah Penggunaan

  1. Tentukan berat bahan makanan.
  2. Cari nilai BDD pada tabel BDD.
  3. Hitung berat bagian yang dapat dimakan menggunakan rumus BDD.
  4. Gunakan hasil perhitungan sebagai dasar analisis zat gizi atau perhitungan berikutnya.

Contoh

Telur ayam

  • Berat = 60 g
  • BDD = 87%

Berat yang dapat dimakan = 60 × 87% = 52,2 g

Ikan mas

  • Berat = 200 g
  • BDD = 80%

Berat yang dapat dimakan = 200 × 80% = 160 g

Apabila Bahan Tidak Ada dalam Tabel BDD

  • Gunakan nilai BDD dari bahan makanan yang sejenis atau paling mendekati, dengan mempertimbangkan karakteristik bahan dan bagian yang dibuang.
  • Apabila terdapat beberapa alternatif, pilih bahan yang memiliki bentuk dan bagian yang dapat dimakan paling mirip.
  • Jika tetap tidak ditemukan, gunakan pertimbangan profesional atau sumber rujukan lain yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ketentuan

  • Gunakan nilai BDD sesuai dengan jenis bahan makanan pada tabel.
  • Bila BDD = 100%, seluruh berat bahan dianggap dapat dimakan.
  • Bila BDD < 100%, hanya hasil perhitungan yang digunakan sebagai berat bagian yang dapat dimakan.
  • Pada makanan komposit, hitung BDD setiap bahan yang memiliki bagian tidak dapat dimakan sebelum dilakukan perhitungan selanjutnya.

Catatan

  • BDD hanya memperhitungkan bagian yang dapat dimakan, bukan perubahan berat akibat pemasakan.
  • Untuk menghitung perubahan berat selama proses memasak, gunakan Faktor Konversi Mentah–Matang.

A. Serealia dan Umbi

Bahan MakananBDD (%)
Beras100
Beras jagung100
Jagung kuning pipil90
Jagung muda kuning (rebus/bakar)28
Jagung muda putih (rebus)28
Jagung putih pipil baru90
Jagung segar kuning90
Jagung segar putih90
Jali90
Mi100
Mishoa100
Tepung terigu100
Gadung85
Gadung kukus100
Ganyong kukus100
Ganyong mentah65
Gembili85
Kaburan81
Kentang84
Kentang hitam75
Ketela pohon (singkong)85
Ketela pohon kuning75
Komba (bentul)86
Sente86
Suweg85
Talas Bogor85
Talas Pontianak83
Ubi jalar kuning85
Ubi jalar merah93
Ubi jalar putih91
Ubi kemayung85
Ubi manis85
Uwi86

B. Telur, Daging, dan Ikan

Bahan MakananBDD (%)
Daging angsa60
Daging ayam58
Daging bebek (itik)60
Telur ayam lokal87
Telur ayam ras89
Telur bebek90
Telur bebek diasin83
Bandeng80
Belut air tawar100
Cumi-cumi100
Ikan segar80
Kakap80
Kepiting45
Kerang100
Udang segar68
Teri100
Sidat100

C. Kacang dan Olahannya

Bahan MakananBDD (%)
Biji jambu mete100
Biji jambu mete goreng100
Jengkol90
Kabau100
Kacang babi80
Kacang babi, tempe100
Kacang belimbing (kecipir)100
Kacang belimbing (kecipir), rebus100
Kacang belimbing (kecipir), tempe100
Kacang Bogor100
Kacang Bogor, goreng35
Kacang Bogor, rebus100
Kacang endel, biji95
Kacang gude100
Kacang gude, rebus100
Kacang hijau100
Kacang kedelai100
Kacang merah dengan kulit95
Kacang merah segar tanpa kulit100
Kacang merah rebus100
Kacang merah tua100
Kacang tanah100
Kacang tanah goreng100
Kacang tanah rebus tanpa kulit100
Kacang tanah rebus dengan kulit43
Kacang tanah sangrai100
Kacang tolo100
Kacang tolo rebus100
Kacang uci100
Karo andong100
Karo roay100
Kelapa muda (daging)53
Kelapa setengah tua (daging)53
Kelapa tua (daging)53
Kembang tahu100
Kluwak80
Koro benguk (biji)95
Koro kerupuk (biji)68
Koro loke (biji)95
Kwaci35
Nangka biji75
Lamtoro var. gung tanpa kulit100
Lamtoro var. gung tempe100
Lamtoro var. gung tempe dengan kulit100
Lamtoro var. lokal dengan kulit100
Lamtoro var. lokal tempe100

D. Sayuran

Bahan MakananBDD (%)
Akar tonjong93
Ale (toge)90
Anda liman100
Andewi80
Baligo69
Bawang Bombay94
Bawang merah90
Bawang putih88
Bayam71
Bayam merah71
Bengkuang84
Bit75
Boros kunci80
Boros laja80
Buncis90
Bunga pepaya jantan100
Cabe gembor merah89
Cabe hijau besar82
Cabe merah besar (kering)85
Cabe merah besar (segar)85
Cabe rawit85
Caisin79
Daun bangun-bangun66
Daun bawang67
Daun bebuas49
Daun belem81
Daun beluntas65
Daun gandaria65
Daun gelang52
Daun gunda serang47
Daun gunda bali49
Daun jambu mete muda65
Daun jampang47
Daun jonghe45
Daun kacang ma33
Daun kacang panjang65
Daun katuk42
Daun katuk rebus100
Daun kecipir70
Daun kedondong65
Daun kelor65
Daun kemangi65
Daun ketela rambat73
Daun koro65
Daun labu waluh70
Daun leunca70
Daun lobak70
Daun lompong talas75
Daun mangkokan80
Daun melinjo88
Daun oyong65
Daun pakis70
Daun pepaya71
Daun pete cina40
Daun singkong87
Daun singkong jenis Ambon87
Daun talas80
Eceng70
Gambas85
Genjer70
Jagung muda termasuk tongkol100
Jamur kuping kering100
Jamur kuping segar100
Jantung pisang segar25
Jotang70
Kacang buncis (buah)90
Kacang gude (buah muda)69
Kacang kapri45
Kacang mekah91
Kacang panjang segar92
Kacang panjang kukus100
Kacang panjang rebus100
Kacang ranti muda83
Kangkung segar60
Kangkung kukus100
Kangkung rebus100
Kapri muda80
Kecipir96
Kecombrang100
Kelawi77
Kelor polong78
Kelor rebus100
Kemangi80
Kembang turi83
Kesum53
Ketimun55
Ketimun krai82
Ketimun madura89
Kol kemang57
Kol merah/putih75
Kol sawi30
Krokot80
Kucai52
Kucai muda100
Kulit melinjo100
Kumak78
Kundur100
Labu air80
Labu siam83
Labu waluh77
Lamtoro83
Leunca95
Lobak87
Nangka muda80
Pakis40
Pare77
Pecai79
Pepaya muda76
Peterseli95
Pohpohan69
Prei52
Rebung65
Salada69
Sawi87
Selada air70
Seledri63
Semanggi90
Singkong67
Taoge kacang hijau100
Taoge kedelai100
Terong87
Tomat merah100
Wortel80
Wortel kukus100
Wortel rebus100

E. Buah-buahan

Bahan MakananBDD (%)
Alpokat61
Anggur hitam100
Apel88
Apel Malang85
Arbei96
Asam kandis basah100
Asam kandis kering100
Asam masak di pohon48
Asam merah100
Asam payak73
Belimbing86
Bengkuang84
Biwah66
Buah atung80
Buah kom100
Buah mentega (bisbul)50
Buah nona58
Carica papaya60
Cempedak30
Duku64
Durian22
Duwet67
Embacang65
Encung asam98
Erbis33
Gandaria70
Gatep100
Jambu air90
Jambu biji82
Jambu biji putih tidak berbiji67
Jambu bol67
Jambu monyet (buah)90
Jeruk bali62
Jeruk garut (jeruk keprok)77
Jeruk manis72
Jeruk manis (air sari jeruk)100
Jeruk nipis76
Jeruk ragi59
Kawista59
Kedondong masak56
Kesemek97
Kokosan64
Kranji31
Langsat64
Lontar79
Mangga gedong65
Mangga golek65
Mangga harumanis65
Mangga Indramayu65
Mangga kepok65
Mangga muda73
Manggis29
Markisa48
Menteng64
Nanas53
Nangka masak di pohon28
Nenas51
Pala (dagingnya)30
Pepaya75
Pisang ambon70
Pisang ambon sale100
Pisang angleng (pisang ampyang)75
Pisang hijau32
Pisang kepok62
Pisang kidang70
Pisang Lampung75
Pisang mas85
Pisang oli77
Pisang raja70
Pisang raja sereh86
Pisang susu85
Pisang raja siam, sale100
Pisang raja uli75
Pisang rotan56
Pisang sale, Cilacap100
Purut34
Rambutan40
Salak50
Salak Bali93
Salak pondoh59
Sawo79
Sawo duren64
Sawo kecik83
Sawo srikaya48
Semangka46
Sirsak68
Srikaya58
Sukun muda84
Sukun tua88
Wani77

Sumber: Kementerian Kesehatan RI. (2014). Pedoman Konversi Berat Matang – Mentah, Berat Dapat Dimakan (BDD) dan Resep Makanan Siap Saji dan Jajanan. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.